Kamis, 14 Juli 2016

Ujian Tengah Semester Filsafat Ekonomi

  1. Apa itu filsafat?
  1. Lahir di Yunani abad 4 SM
  2. Beberapa tokoh utama antara lain Socrates, Plato, Asristoteles (Yunani); Thomas Aquino (Abad pertengahan); Immanuel Kant (Abad modern)

Pertanyaan2 Ilmu pengetahuan EMPIRIS → mis: Bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya di tengah Kelangkaan sumber daya? Apa yang membuat manusia disebut makhluk hidup?
--- Disebut empiris, karena jawaban dan pertanggung jawabannya harus didukung oleh fakta empiris –

Pertanyaan filsafat → siapakah manusia itu? Apa makna dan tujuan hidup manusia?
---- Disebut filsafat dan bersifat meta-empiris (melampaui fakta empiris), karena mengandalkan rasio ----

Ciri – ciri filsafat:
  • Rasional mengandalkan kemampuan rasio dengan logika sbg alat kerja
  • Dialogis selalu terbuka pada pengujian kritis: kebenaran tidak dimonopoli siapapun
  • Meta-empiris bisa saja berangkat dari pengalaman, tetapi pertanggung jawaban kebenarannya melampaui pengalaman; semata2 rasional
  • Ultim Mencari makna terdalam dari berbagai aspek kehidupan manusia.

Relevansi filsafat:
  • Filsafat INDUK dari segala ilmu
  • Filsafat mengajarkan kpd kita akan pentingnya mencari kebenaran sejati serta mengupayakan memahami tujuan serta makna ultim kehidupan manusia.
  • Filsafat mengingatkan kita bahwa kita tidak boleh puas dan karenanya harus menguji secara kritis keyakinan2 kita, termasuk kebenaran ilmiah yg menjadi keyakinan umum sekalipun.


  1. Ilmu ekonomi dan filek
Apa itu ekonomi?
  • Teori ekonomi pasar: ekonomi adalah ilmu yg mempelajari bagaimana kira memproduksi barang dan jasa utk mencari laba.
  • Definisi umum: ekonomi adalah studi ttg cara bagaimana masarakat menggunakan sumber daya yg terbatas utk memproduksi komoditas2 yg berharga dan memproduksikannya di antara org2 yg berbeda.

Apa itu filsafat ekonomi?
  • Tugas filsafat ekonomi menguji secara kritis ideologi atau berbagai sistem ekonomi yg mendasari praktik ekonomi. Jadi, filsafat ekonomi adalah refleksi kritis atas sistem dan praktik ekonomi.

Optimalitas Pareto dan eisiensi ekonomi
  • Dgn menolak kriteria utilitarian, para ekonom mengadopsi kriteria OP Kesejahteraan seseorang hanya dapat disebut optimal jika tidak ada kesejahteraan seseorang pun dapat ditingkatkan tanpa saat yang sama merugikan kesejahteraan orang lain.
  • Apakah OP dapat diterima begitu saja?
TIDAK. Apabila banyak orang sangat sengsara sementara sebagian orang hidup dalam kemewahan, “OP” tidak dapat digunakan utk mengatasi keadaan. Alasannya, kesengaraan orang miskin tidak dapat diatasi tanpa pada saat yg sama “merugikan” orang lain.


KAPITALISME
  1. Apa itu?
  • Praktik ekonomi
  • Latar belakang: Liberalisme
  • Wataknya: milik pribadi, mengejar keuntungan dan persaingan dalam pasar bebas
  • Intinya: Akumulasi modal kapital
  • Cara produksi: padat modal demi re-investasi
  • Kapitalisme berwajah paradoks: di satu sisi, membawa kemajuan; di sisi lain: banyak negatif (tertutama di negara2 berkembang)

B. KAPITALISME DAN DEMOKRASI
  • Komunisme runtuh kemenangan kapitalisme
  • Krn basisnya liberalisme, maka kemenangan kapitalisme  membawa serta pemujaan pada nilai2 penting, khususnya “kesetaraan” dan “kebebasan” yang menjadi inti demokrasi.
  • Muncul: demokratisasi ekonomi, sehingga hasilnya:
  1. Ekses kapitalisme direndan lahirnya gagasan welfare state
  2. Antagonisme kelas diperkecil
  3. Pemerataan2 pemilikan sarana produksi

C. KEKUASAAN SIPIL DAN KEMAJUAN SOSIAL
Teori empat tahapan (Adam Smith dan Turgot):
  1. Tahap masy pemburu hidup bersama demi kemakmuran bersama: tanpa pribadi
  2. Tahap penggembalaan ternak mncul kesadaran akan hak milik; ketimpangan ekonomi; kecemburuan dan konflik sosial
  3. Tahap pertanian dikuasai kaum feodal; pemerintahan feodal; ketimpangan milik pribadi makin besar
  4. Tahap komersial kekuasaan ningrat dihancurkan basisnya; kebebasan kodrati keadilan

D. EKONOMI DAN KEBEBASAN
Adam Smith tentang Kebebasan:
  • Kebebasan merupakan hak yang bersifat kodrati
  • Sejauh tidk melanggar keadilan, setiap orang harus dibiarkan bebas mengejar kepentingannya sesuai dgn caranya sendiri
  • Setiap org bebas membawa industridan modalnya dlm persaingan dgn industri dan modal org lain

Perlu dibedakan antara:
  1. Kebebasan positif: bebas menentukan diri, mewujudkan potensi diri, mengelola modal mengejar kepentingan sendiri (=”bebas untuk”)
  2. Kebebasan negatif: bebas dari hambatan paksaan (“bebas dari”) = kebebasan sosial kebebasan yang kita dapatkan dari org lain.

  • Individu membutuhkan keduanya sekaligus.
Perlu bebas dari paksaan (juga dsb kebebasan sosial) supaya individu dpt mewujudkan diri dgn baik: sebaliknya, kebebasan sosial (yg diperoleh dari org lain menjadi tidak berarti apabila indovidu tidak mengisinya dgn hal2 y bermakna)
  • Monopoli harus ditolak karena:
  1. Membahayakan konsumen membayar lebih mahal
  2. Menghilangkan peluang bagi org lain utk mengusahakan kepentingannya sesuai dgn kapasitas yang dimilikinya: ini juga menadi alasan utk menolak hak2 istimewa
  • Monopoli dan campur tangan negara harus ditolak karena keduanya menjadi penghalang berkembangnya produktivitas ekonomi.
  • Berbeda dgn kebebasan negatif atau kebebasan sosial (kebebasan yg didapatkan dari org lain; jadi, bebas dari paksaan), kebebasan positif merupakan kemampuan utk melakukan apa yg kita kehendaki.
  • Kebebasan positif tidak didapatkan dari orang lain atau dari negara.
  • Kebebasan positif bersifat kodrati, menjadi basis kodrati bagi individu utk melakukan apa saja sejauh tidak melanggar keadilan.
  • Jadi, kebebasan positif tidak boleh dibatasi kecuali pelaksanaannya jelas2 melanggar keadilan.

ADAM SMITH DAN PASAR BEBAS
  1. WHO IS ADAM SMITH??
  • Di usia 14 belajar filsafat moral, matematika, ekonomi politik di Univ. Glasgow
  • Tersentuh oleh kemiskinan di tengah kemajuan ekonomi Skotlandia.
  • Mendirikan “Political Ecnomoy Club” menarik perhatian pebisnis, akademisi, politisi, bahkan tukang roti.
  • Melalui kuliah ini lahir gagasan pasar bebas

  1. LATAR BELAKANG TEORI PASAR BEBAS
Kritik terhadap Merkantilisme dan Fisiokratisme
  1. Merkantilisme
  • Pada prinsipnya, kedaulatan ekonomi dikaitkan dgn kekuatan ekonomi. Fokus: Perdagangan
  • Kekayaan negara terletak pada banyaknya emas (uang) yang dimiliki: makin banyak emas (Uang) yang mengalir masuk ke kas suatu negara, makin baik ekonominya; aliran uang ke luar begara harus dibatasi bahkan harus dihindari.
  • Jadi, kegiatan ekonomi harus diarahkan utk memasukkan yang sebesar2nya lagi negara, ekspor digalakkan impor ditekan.
  1. Fisiokratisme
  • Ajarannya:
  1. Harmoni dengan alam
  2. Bentuk: Pertanian
  3. Produksi dan distribusi di tangan petani
  4. Pasar berada di tangan petani
  5. Perlu lembaga hak milik
  • Problem:
Fisiokratisme belum melihat kebebasan – yang merupakan hak kodrati manusia – sebagai basis ekonomi

  1. KELEBIHAN PASAR BEBAS
  1. Pertimbangan utilitarian
  • PB memenuhi asas utilitarian setaip individu mendapat manfaat dlm PB, dan karenanya PB melayani kepentingan semua orang meningkatkan manfaat sosial; PB memungkinkan terenuhinya keinginan kodrati manusia utk hidup lebih baik.
  • Berkaitan dengan prinsip efisiensi, PB lebih baik karena dgn campur tangan pemerintah kondisi para buruh menjadi lebih baik.
  • PB baik karena fair. Melalui pertukaran di pasar, setiap orang mendapat manfaat keuntungan timbal balik.

  1. KESULITAN SISTEM PASAR BEBAS
  • Secara umum, perlu dicatat bahwa ekonomi pasar bebas dapat berhasil apabila asumsi2 moral (sikap adil, simpati, no harm, moralitas) dan asumsi mekanisme pasar (invisible hand, ekuilibrium pasar) terpenuhi.
  • Pertanyaannya: apakah asumsi2 tersebut dapat dipenuhi dengan baik?
  • Tidak semudah itu. Why ???
Karena:
  • Keutamaan moral tidak mudah berfungsi efektif. Self interest tas sulit berubah menjadi egoisme. Itu berarti, simpati, sikap adil, no harm juga tidak dengan sendirina efektif.
  • Kompetisi dalam pasar bebas tidak pernah murni. Akibatnya, terjadi marginalisasi dan polarisasi sosial.
  • Kompetisi yg tidak sehat membuka peluang monopoli mengancam hak2 individu.
  • Pasar pada dasarnya tidak sempurna karena pasar bekerja dengan informasi yg terbatas tdk mungkin pesaing membuka diri sepenuhnya rahasia perusahaan sbg strategi pasar.

  1. MELINDUNGI KEPENTINGAN BERSAMA DALAM EKONOMI PASAR BEBAS
  • Pasar harus dikendalikan. Perlu politik ekonomi yg sungguh2 membela kepentingan umum: pentng bahwa negara bebas dari KKN pisahkan kekuasaan politik dari kekuasaan ekonomi & penegakan hukum.
  • Bidang2 yg menyangkut kehidupan rakyat banyak tidak boleh diserahkan begitu saja kepada pasar karena orientasi pasar semata2 keuntungan penting: ide negara kesejahteraan
  • Kompetisi harus disertai bekerja sama

  1. PEMBAGIAN KERJA
  1. Latar belakang: teori Plato
  • Tiga kelompok masyarakat: (i) Pemimpin (ii) ksatria (iii) petani dan pedagang.
  • Masing2 kelompok harus bekerja dalam bidangnya masing2 dgn tujuan demi kebaikan negara keadilan (city of justice)
  • Terdapat perbedaan kodrati antar manusia (dlm hal bakat dan kemampuan) yg mendorong pentingnya kerjasama.
  • Dalam kerja sama berdasarkan perbedaan kemampuan it, kesejahteraan akan tercipta.
Singkatnya, basis kerjasama adalah cinta diri (mengejar keuntungan diri); Jadi, kesejahteraan bersama diperoleh sbg akibat tak langsung dari upaya mengejat kepentingan diri, bukan tujuan yang direncanakan.

  1. Pembagian kerja menurut Smith:
  • Bukan karena ada perbedaan kodrati antar manusia dalam hal talenta atau kemampuan:
  • PK merupakan konsekuensi kecenderungan kodrati: kecenderungan berdangan dan mempertukarkan satu barang dengan barang lain.
  • PK merupakan wujud hakekat manusia: (i) sbg makhluk sosial kesaling tergantungan; (ii) sbg makhluk individual kecenderungan kodrati utk membuat hidup lebih baik.
  • Bahkan demi mengejar keuntungan diri, individu mau tidak mau harus membuka diri untuk membuat hidup lebih baik.
  • PK kondisi utk meningkatkan keahliannya.

SMITH TENTANG KAPITALISME; SELF-INTEREST; INVISIBLE HAND DAN KESEJAHTARAAN SOSIAL

  • Inti kapitalisme adalah Akumulasi Modal, atas nama kebebasan, setiap orang bebas mengejar kepentingannya sendiri; untuk itu, tolak campur tangan negara (prinsip “Non-Intervensi”), kecuali demi menegakkan keadilan
  • Pertanyaan: Bagaimana kesejahteraan sosial bisa diwujudkan?
  • Smith: Pasar bebas mendukung hak setiap orang atas kebebasan: karenanya, semua orang mendapat keuntungan keuntungan diatur oleh tangan gaib.
  • Harmoni alam dan tatanan sosial terjamin oleh hukum alam.
  • Maksudnya, dlm mengejar kepentingannya manusia tidak akan merugikan pihak lain karena manusia pada dasarnya baik.
  • Jelasnya, dgn mengejar kepentingannya sendiri, setiap orang pada akhirnya akan bersama2 memperoleh keuntungan kepentingan bersama tercapai dengan sendirinya tampa direncanakan oleh setiap subyek yang bersaing dalam pasar bebas.
  • Kebebasan tidak harus menjadi penghalang terwujudnya kesejahteraan sosial meskpun kesejahteraan sosial tidak menjadi tujuan kegiatan ekonomi.
  • Jadi, kesejahteraan bersama terwujud karena bimbingan “tangan gaib”

KRITIK MARX ATAS KAPITALISME
Menolak gagasan Adam Smith. Mengapa??
  • Dari segi ekonomi, akumulasi modal dan pertumbuhan tinggi hanya menguntungkan pemilik modal.
  • Dari segi sosiologi, kapitalisme penuh konflik antar kelas. Kaya – miskin, borjuis – proletar.
  • Dari segi etika, kapitalisme melanggar keadilan tidak peduli pada kesenjangan sosial.
Singkatnya, Kapitalisme yang menekankan akumulasi modal bersifat eksploitatif, melahirkan ketidak-adilan ekonomi; memperlebar jurang antara kaya dan miskin; menimbulkan pertentangan antar kelas kapitalis (pemilik modal) dan proletarial (buruh)


SMITH TENTANG HAK MILIK PRIBADI

  • Hak2 manusia:
  1. Hak asasi (i. Hak atas hidup; ii. Hak atas kebebasan), dan
  2. Hak artifisial (i. Hak atas milik pribadi; ii. Hak sebagai anggota keluarga; iii. Hak sebagai warga negara)

  • Hak Milik
  1. Dua macam hak manusia:
  1. Hak2 real hak atas barang tertentu
  2. Hak2 personal hak yg dimiliki seseorang dlm hubungan dengan pribadi tertentu
  1. Asal usul hak milik pribadi:
5 cara (Pufendorf dan Hutchen):
  1. Melalui kerja atau mengambil sesuatu dari orang lain menjadi milik sendiri
  2. Melalui pengembangan mlik pribadi
  3. Penggunaan sesuatu dalam kurum lama
  4. Warisan
  5. Pengalihan secara sukarela

Baik (1) dan (2) merupakan cara yang paling asli / alamiah”
  • Memberikan hak eksklusif dilindungi UU
  • HMP: Konsep baru: tidak ada dlm masyarakat ___________________

  1. Legitimasi hak milik pribadi
    • Pertanyaan: Bagaimana kerja bisa memberi hak eksklusif atas milik pribadi?
    • Satu2nya alasan adalah legitimasi moral Simpati dari penonton tak berpihak menyetujui bahwa seseorang mendapatkan hak atas milik peibadi; Singkatnya, dasar legitimasi adalah Simpati berdasarkan rasa keadilan
    • Maksudnya, adil (“penonton tak berpihak” atau “imparsialitas”) bhw hasil pekerjaan saya, atau sesuatu yang saya peroleh dengan salah satu cara dia tas menjadi milik saya yang sah


HAKEKAT PASAR BEBAS

  • Secara moral dan ontologis, pasar bebas dipandang menjadi perwujudan kebebasan kodrati dan keadilan
  • Perwujudan hukum kodrat (hak kodrati manusia atas kebebasan) dalam bidang ekonomi
  • Ekonomi dlm arti sebenarnyamemiliki 7an tertentu, terencana, disepakati PB tidak demikian, PB membuka peluanf utk berbagai 7an sedemikian rupa sehingga setiap org dapat mencapai tujuannya.
  • PB tunduk di bawah hukum kodrat, di bawah prinsip kebebasan tampa merugikan org lain
  • Dgn bimbingan keadilan, semua pihak akan mendapat keuntungan (keuntungan modal balik)
  • Karena itu, meskipun tdk ada kesepakatan ttg tujuan ekonomi, psar bebas memberi peluang lebih besar bagi setiap orang untuk melakukan apa yang terbaik bagi dirinya dan karenanya tanpa direncanakan kesejahteraan bersama dapat terwujud.


Catatan:
  • Perlu diperhatikan bahwa bagi Smith motif ekonomi adalah kepentingan sendiri (self-interest)
  • Dlm mengejar kepentingannya individu tidak perlu secara sengaja berbuat baik bagi org lain.
  • Yang penting, dlm kegiatan ekonomi individu tidak boleh melanggar hak orang lain (prinsip keadilan); tidak boleh merugikan pihak lain (prinsip no harm)
  • Dgn prinsip “kebebasan tanpa merugikan pihak lain”, hamoni sosial dgn sendirinya juga tercipta.



  1. NON – INTERVENSI TIDAK MUTLAK
  • Karena sangat menekankan prinsip keadilan, maka asas non-intervensi juga tidak berlaku mutlak.
  • Makdusnya, negara tetap diperlukan untuk menjamin bahwa pasar berjalan secara fair jadi, tolak free fight liberalism: bahwa hak setiap org tidak dilanggar, bahwa peluang ekonomi tetap terbuka bagi setiap orang untuk mengejar tujuan2 hidupya
  • Dkl. Ketika keadilan dilanggar, negara wajib bertindak untuk menegakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar