1.
Background PT Garuda Metalindo
Garuda Metalindo
Tbk (BOLT) didirikan tanggal 15 Maret 1982 dan mulai beroperasi komersial pada
tahun 1982. Kantor pusat BOLT berlokasi di Jl. Kapuk Kamal Raya No 23, dan
memiliki dua pabrik yang masing-masing terletak di Jl. Kapuk Raya No. 23,
Jakarta Utara dan Jl. Industri Raya III Blok AE No. 23 Jatake, Tangerang.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Garuda Metalindo
Tbk, antara lain PT Garuda Multi Investama (57,60%) dan Herman Wijaya (12,80%).Saat
ini, Garuda Metalindo memiliki dua fasilitas produksi, yakni di Jakarta Utara
dan Tangerang.Sebelum IPO, kepemilikan PT Garuda Metalindo Tbk adalah 100% oleh keluarga Wijaya.
Setelah IPO, keluarga Wijaya menguasai 80% saham PT Garuda Metalindo Tbk, BOLT.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan BOLT
adalah bergerak di bidang industri alat-alat dan komponen-komponen untuk semua
jenis kendaraan bermotor. Kegiatan usaha utama BOLT adalah memproduksi dan
memperdagangkan alat-alat, komponen-komponen, dan sub komponen (termasuk mur
dan baut) untuk semua jenis kendaraan bermotor. Pelanggan utama BOLT pada tahun
2014 adalah PT Astra Honda Motor, yakni mencapai 55,79%, disusul PT Yamaha
Indonesia Motor MFG (6,49%), PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (3,73%), PT
Astra Daihatsu Motor (3,70%) dan PT Suzuki Indomobil Motor (2,87%).
Pada tanggal 26 Juni 2015, BOLT memperoleh pernyataan efektif dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BOLT (IPO) kepada masyarakat sebanyak 468.750.000
saham dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp550,- per
saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada
tanggal 07 Juli 2015.
2.
IPO
PT. Garuda Metalindo, Tbk.
PT. Garuda
Metalindo melakukan penawaran saham umum perdana (IPO / Initial Public
Offering) pada bulan Juni 2015. Penawaran umum perdana PT. Garuda Metalindo
dilakukan oleh PT RHB OSK Securities Indonesia selaku Penjamin Pelaksana emisi
IPO. Sedangkan penjamin emisi efek antara lain PT Lautandhana Securindo, PT
Magenta Kapital Indonesia, PT Valbury Asia Securities, dan PT Yule Sekurindo
Tbk.Berikut adalah jadwal Initial Public Offering PT. Garuda Metalindo:
|
Kegiatan
|
Tanggal
|
|
Masa
Penawaran Awal (Bookbuilding)
|
11
June - 18 June 2015
|
|
Tanggal Efektif
|
26 Jun 2015
|
|
Masa Penawaran
|
29 Jun – 01 Jul 2015
|
|
Tanggal Penjatahan
|
02 Jul 2015
|
|
Tanggal Distribusi Saham secara
Elektronik
|
06 Jul 2015
|
|
Tanggal Pengembalian Uang
Pemesanan
|
06 Jul 2015
|
|
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
|
07 Jul 2015
|
Jumlah saham yang ditawarkan
dalam penawaran umum ini adalah sebanyak 468.750.000 lembar saham atau setara
20 persen dari modal disetor perseroan, dengan Nilai Nominal (NN) Rp100,- dan
Harga Penawaran Rp550,- per saham. Harga
penawaran ini dilepas di harga batas bawah, setelah perusahaan sebelumnya
memasang target harga dikisaran Rp 550,- sampai dengan Rp
800,- per lembar saham.Dana yang diraih dari
hasil IPO mencapai Rp 257,81 miliar. Dana ini nantinya akan digunakan sekitar
52 persen untuk pembayaran utang, 28 persen untuk belanja modal, dan sisanya
yang sebesar 20 persen akan digunakan sebagai modal kerja.
3.
Perkembangan
Harga Saham PT. Garuda Metalindo, Tbk. (BOLT)
Pada tanggal 7 July 2015 PT.
Garuda Metalindo, Tbk. mencatatkan saham di PT Bursa Efek Indonesia sebagai
emiten ke-514 dan harga sahamnya
langsung melonjak hingga 50%. PT. Garuda Metalindo akan mencatatkan sebanyak
468,75 juta saham ke publik. Pada perdagangan saham sesi I, harga saham BOLT
melonjak dari Rp 275 menjadi Rp 825 per lembar. Bahkan, pada pencatatan
perdana, saham BOLT langsung meroket 32,72% ke level Rp730,-
per lembar dari harga penawaran saham perdana.
|
4.
Kesimpulan
PT Garuda Metalindo Tbk selaku produsen berbagai jenis fasteners (mur dan
bait) untuk kendaraan otomotif melakukan penawaran umum saham perdana atau
initial public offering (IPO). Adapun IPO dilakukan dengan menerbitkan
468.750.000 lembar saham baru atau setara 20 persen dengan nominal Rp 100 per
saham. Harga penawaran saham perdana di kisaran Rp550-Rp 800 per lembar saham.
Perseroan mengincar
dana segar dari proses IPO mencapai Rp 375 miliar. Adapun,dana hasil IPO
dipergunakan sekitar 52 persen untuk pembayaran utang, 28 persen untuk belanja
modal, sedangkan sisanya sebesar 20 persen, dipergunakan sebagai modal kerja.
Sementara itu,
perseroan telah melakukan masa bookbuilding sejak 11 Juni 2014 hingga 18 Juni
2015.Sejauh ini perseroan masih menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK). Penjatahan saham dilakukan
pada 2 Juli 2015, dan distribusi saham 6 Juli 2015. Pencatatan saham di Bursa
Efek Indonesia akan digelar 7 Juli 2015.
Saham PT Garuda Metalindo naik
32% saat pembukaan perdagangan.Jumlah saham yang dilepas adalah sebesar
468.750.000 lembar saham baru, atau 20% dari modal yang disetor. Saham
Metalindo yang sebelumnya diperdagangkan sebesar Rp 550,- naik menjadi Rp 730,- saat perdagangan saham
BEI.Garuda mencatatkan saham tertinggi di Rp 825,- dan harga terendah pada Rp 650,-.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar